PARIS – Restoran bugil bernama Bunyadi yang baru dibuka pada Juni lalu di London, Inggris, rencanaya akan ditutup dan dipindah ke Paris, Prancis.
(Baca juga: London Segera Buka Restoran Bugil)
“Benar, kami menutupnya lebih cepat. Kami akan pindah ke Paris dalam waktu dekat,” kata Seb Lyall, pendiri the Bunyadi, seperti dikutip dari Popular.
Bunyadi Paris rencananya baru akan dibuka pada September 2016 mendatang. Sama seperti di London, pengelola juga kabarnya hanya akan bakal membuka restoran bugil tersebut selama dua bulan saja.
Lyall mengatakan, secara keseluruhan tidak ada perbedaan antara Bunyadi London dan Paris. Meski berpindah tempat, pihaknya tetap menjamin para pengunjung bisa menikmati makanan sembari bugil. Pengunjung bakal dibagi dua kelompok, yakni yang berpakaian dan yang tidak berpakaian. Ruangan keduanya juga akan dipisahkan bambu yang disusun menyerupai pagar.
Untuk menjaga privasi para pengunjung dan pelayan yang juga nudis, pengelola Bunyadi menerapkan peraturan yang cukup ketat. Mereka tak membolehkan siapapun untuk memotret selama berada di dalam restoran. Sebagai bentuk pelayanannya, Bunyadi juga menyediakan ruang ganti dan loker untuk para pengunjung.
“Restoran nudis ini mengusung tema kebebasan yang sebenarnya. Kami hanya ingin memberikan pengalaman bersantap tanpa hal-hal yang berbau modern,” ujar Lyall.
Di Eropa sendiri, Bunyadi bukan satu-satunya restoran dengan konsep nudis. Di Jerman, ada restoran serupa bernama Black Cat Restaurant. Dilansir Daily Mail, Black Cat sendiri menyajikan makan siang atau makan malam gratis bagi pelanggan yang rela nudis.
Bedanya, pelanggan juga bakal dilayani dua wanita seksi, aktris Micaela Schafer (32) dan model majalah dewasa, Sarah Joelle (26).
(Fransiskus Dasa Saputra)