Bayi yang Diduga Makan Ular Alami Gangguan Pernapasan

Iqbal Multatuli, Jurnalis
Sabtu 27 Agustus 2016 14:07 WIB
Foto: Iqbal Mutatuli/Okezone
Share :

SERANG - AD, bayi 18 bulan yang diduga memakan ular ketika berumur dua bulan, mengalami persoalan sesak napas. Namun dokter memastikan, penyakit AD tidak ada kaitannya dengan ular yang diduga dimakannya.

Seminggu lalu, bayi perempuan tersebut diopname di RS Dradjat Prawiranegara, Serang atas inisiatif Mira, dokter yang membuka praktek di Desa Begog, Pontang, tempat AD dan orangtuanya tinggal.

"Sakit yang dialami bayi itu sekarang ini karena gangguan saluran pernafasan, bukan karena kemasukan ular. Tidak ada hubungannya itu," jelas Mira.

Menurut Mira, bahkan orangtua bayi belum pernah menceritakan perihal AD memakan ular ketika berumur dua bulan. "Ke saya tidak pernah cerita bayi itu kemasukan ular," tegas dia.

Penyakit yang diderita AD diduga kuat akibat kondisi lingkungannya yang tidak mendukung. AD dan keluarganya tinggal di pinggir sawah dan sungai kecil yang kotor, serta di pinggir jalan raya.

"Kemungkinan itu penyebab saluran pernafasannya terganggu. Lingkungan yang kotor," ujarnya.

Dia berharap, ada pihak yang mendampingi keluarga selama pengobatan AD. Pasalnya, keluarga tersebut terbilang tidak mampu.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya