Selain itu Propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah juga cenderung mengalami peningkatan potensi kebakaran dalam beberapa hari ke depan.
"Memantau kondisi dinamika atmosfer, BMKG mengimbau kepada seluruh instansi terkait untuk meningkatakan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktifitas pembakaran lahan serta bagi masyarakat yang wilayahnya telah tercemari polusi asap agar dapat mengantisipasi dampaknya dengan menggunakan masker dan menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah terserang penyakit," kata Sugarin.
Sementara kemarin terjadi kebakaran hebat di berbagai wilayah di Riau. Terpantau ada 61 titik panas (hot spot) di sana. Kebakaran terparah berada di Kabupaten Rokan Hilir.
Kebakaran di berbagai wilayah di Riau sudah berdampak pada polusi udara. Kota Pekanbaru dan Kota Dumai kemarin sudah diselumuti kabut asap. Jarak pandang hanya 1.500 meter untuk Dumai, sementara Pekanbaru masih 2.500 meter.
(Salman Mardira)