Usai Dibubarkan TNI, Perpustakaan Jalanan di Bandung Makin Ramai

CDB Yudistira, Jurnalis
Minggu 28 Agustus 2016 04:33 WIB
Suasana perpustakaan jalanan di Taman Cikapayang, Bandung, usai dibubarkan TNI (CDB Yudistira/Okezone)
Share :

BANDUNG - Ada pemandangan berbeda di Taman Cikapayang Bandung, Jawa Barat. Beberapa spanduk tolak militer terpampang di taman bawah Jembatan Pasupati itu, Sabtu (27/8/2016) malam.

Meski jalanan Bandung tidak terlalu ramai dan padat di akhir pekan biasanya, taman yang terkenal d‎engan tulisan DAGO itu banyak di kunjungi para warga terutama dari komunitas anak muda serta para pegiat perpustakaan jalanan.

Perpustakaan jalanan itu memang lebih ramai dari biasanya usai aksi pembubaran dilakukan TNI pada 20 Agustus 2016.

"Pasca-kejadian kemarin, kita tetap buka. Ini ruang publik, yah kita tetep jalan saja," ujar Wirdan Ardi (25), seorang mahasiswa pegiat perpustakaan jalanan kepada Okezone.

Ardi menuturkan, ‎meski dibayang-bayangi rasa takut usai pembubaran disertai pemukulan oleh TNI, dirinya tetap menggelar perpustakaan jalanan itu.

"Kita buka perpustakaan ini untuk banya orang, kegiatan ini kan enggak illegal, kita ada di ruang publik. Meski jujur rasa takut sih ada‎," ujar pria berkacamata tersebut.

Perpustakaan jalanan itu didirikan sejak 7 November 2010. Lapak biasa digelar setiap Sabtu sore atau malam di Taman Cikapayang Dago. Hanya bermodalkan beberapa spanduk dan diterangi lampu jalanan, buku-buku koleksi para pegiat perpustakaan jalanan itu cukup diminati warga.

"Buku-buku kita ini hasil dari donasi-donasi. Sekarang totalnya ada sekira 200 buku. Kebanyakan milik kita selain ilmu pengetahuan lebih banyak novel," tutur Ardi.

Terkait soal pemberlakuan jam malam oleh TNI, Ardi enggan mengomentari hal tersebut. Menurutnya lapak itu akan tutup jika tidak ada lagi pembaca. "Kita tutup kalau sudah sepi," ucapnya.

Sebagaimana diketahui lapak perpustakaan jalanan di Bandung dibubarkan TNI beberapa hariu lalu. Seorang pegiat perpustakaan ikut dipukul aparat. TNI beralasan menertibkan kawasan itu dalam rangka membantu pemerintah dan kepolisian menyusul adanya tindakan kriminal yang dilakukan berandal bermotor beberapa waktu silam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya