JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, Muhammad Sofyan dan Ismail, sandera Abu Sayyaf yang melarikan diri pada 15 Agustus 2016, sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Serah terima tersebut dilakukan pada Sabtu 27 Agustus 2016 malam.
"Dua sandera yang sudah lepas sudah kembali ke Indonesia Jumat tengah malam. Kedua saudara kita sudah tiba di Indonesia dan Sabtu sekira pukul 11.30 WIB Kemenlu atas nama pemerintah telah serah terimakan kepada pihak keluarga," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8/2016).
Retno mengatakan, serah terima dua sandera tersebut memang sengaja tak menghadirkan awak media karena permintaan keluarga. Pihak keluarga meminta privasi atas kembalinya Sofyan dan Ismail setelah disandera di Filipina.
"Kondisi kesehatan kedua WNI dalam kondisi yang baik. Serah terima memang atas permintaan keluarga karena menginginkan adanya privasi, maka dilakukan tidak seperti biasa (melibatkan awak media)," tuturnya.
(Baca Juga : Menanti Kepulangan Sandera Abu Sayyaf dan Janji sang Istri)
Dengan kembalinya Sofyan dan Ismail, Retno berharap upaya pemerintah dalam membebaskan sembilan WNI lainnya yang masih disandera dapat membuahkan hasil.
"Kita doakan bersama sehingga upaya pemerintah untuk bebaskan sandera lain dapat segera berhasil," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)