FOKUS: Aksi Heroik Polisi Selamatkan Nyawa Penghuni Rumah Pondok Indah

Rizka Diputra, Jurnalis
Minggu 04 September 2016 20:03 WIB
rumah mewah di Pondok Indah jadi korban perampokan
Share :

JAKARTA - Pada Sabtu siang kemarin, polisi tiba-tiba direpotkan dengan aksi perampokan disertai penyekapan terhadap penghuni rumah di Jalan Bukit Hijau VII, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kawanan bandit yang diduga bersenjata api (bersenpi) itu beraksi di kawasan elite tersebut sejak pukul 05.00 WIB.

Setelah mendengar informasi persitiwa perampokan, puluhan personel polisi langsung mengepung rumah yang diketahui milik Asep Sulaeman, seorang mantan pejabat Exxon. Petugas yang tiba di sana langsung menempatkan diri di berbagai sisi rumah sembari mengimbau pelaku untuk menyerahkan diri. Suara polisi yang terdengar dari pengeras suara, berkali-kali menyeru kepada pelaku agar tidak melukai sandera.

Imbauan kepada pelaku agar menyerahkan diri itu disampaikan polisi selama lebih kurang satu jam. Setelah mengalami penyanderaan selama sembilan jam lamanya, polisi akhirnya berhasil membebaskan para sandera.

Pembebasan itu berhasil mulus dilakukan sekira pukul 14.00 WIB. Beruntung, penyanderaan yang diwarnai baku tembak ini berhasil happy ending di mana tidak menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan di lapangan, empat orang sandera sudah berhasil di bebaskan dari dalam rumah tanpa mengalami luka sedikit pun meski agak mengalami trauma. Sebelum sandera dibebaskan, sempat terdengar empat kali suara tembakan yang diperkirakan terjadi antara anggota polisi dan kawanan perampok.

Aksi perampokan ini berawal dari suara teriakan pembantu rumah minta tolong kepada sekuriti lingkungan komplek. Kemudian tetangga korban bernama Teguh langsung menghubungi Binmas Polsek Kebayoran Lama, Bripka Abu Amar.

Kemudian oleh anggota Binmas meneruskan informasi tersebut kepada anggota patroli Aiptu Tosari, tidak lama berselang datang ke lokasi dan berkoordinasi dengan lingkungan setempat.

Bak film Hollywood, perampokan di rumah mewah Pondok Indah diwarnai aksi baku-tembak antara pelaku dan polisi. Hebatnya, salah satu asisten rumah tangga (ART) berhasil kabur. Berdasarkan pantauan, ART tersebut memberikan kesaksian, bahwa pelaku berjumlah dua orang. Mereka menggunakan topeng dan telah mematikan CCTV yang terpasang di rumah tersebut.

Pembebasan di rumah mewah itu juga berlangsung menegangkan. Polisi kemudian berhasil membebaskan pemilik rumah dengan melepaskan tembakan. Para korban perampokan langsung diamankan menggunakan mobil petugas.

Dua pelaku perampokan yang telah diringkus itu semua diamankan dalam kondisi hidup-hidup. Satu pelaku tampak digelandang ke mobil polisi. Ia digiring dengan kepala ditutup.

Warga meneriaki pelaku dan polisi langsung melepaskan penutup kepala begundal itu. Kedua pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Pemilik Rumah Mantan Pejabat Exxon

Menurut informasi yang dihimpun Okezone, pemilik rumah tersebut adalah Asep Sulaeman yang merupakan mantan Senior Vice President of ExxonMobil Affiliates in Indonesia.

Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto menuturkan, rumah tersebut memang milik Asep Sulaeman. Meski demikian, ia mengaku mengetahui informasi itu dari media massa.

Kala masih bertugas, Asep didaulat menjadi jembatan bagi Exxon dan pemerintah Indonesia. Selain itu, dia juga menjadi penghubung Exxon dengan beberapa perusahaan besar lainnya seperti Intel dan Coca-Cola.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya