JEDDAH - Renovasi Masjidilharam hampir tuntas, kuota haji Indonesia pun diperkirakan akan kembali normal.
"Di depan mata kita sudah bisa memperkirakan jumlah kuota kita akan bertambah. Masjidilharam renovasinya sudah hampir selesai dan akan kembali ke kuota nasional secara normal," urai Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, sebelum bertolak ke tanah air Jumat malam.
Kuota haji saat ini, ujar Menag, mencapai 168.800 orang. Sedangkan, kuota normalnya 211.000 orang. Menag pun melihat dari sisi kesiapan layanan. Tantangan kedepan terutama terkait penambahan kuota yang berdampak terhadap penyiapan akomodasi, transportasi, katering, dan sarana lainnya.
"Ini tidak sederhana dan karenanya diperlukan koordinasi yang baik," jelas Menag.
Sebagai perbandingan dengan kondisi ketika wukuf di Arafah Muzadalifah dan Mina (Armina), dengan kuota yang dikurangi 20 persen saja kondisinya sangat padat. Kompleksitas persoalan terkait pengorganisasian dan sistem pemantauan pun diharapkan lebih baik.
Misalnya, satuan operasi Armina harus didukung dengan petugas haji berkuantitas cukup serta berkualitas dalam kemampuan.
"Jadi dua hal ini menurut saya ke depan yang akan menjadi PR Kemenag sebagai wakil pemerintah yang oleh UU mendapat tugas untuk melaksankaan tugas nasional menyelenggarakan ibadah haji ini," jelas Menag.
(Khafid Mardiyansyah)