CIREBON – Banyak aksi yang dilakukan geng motor, baik yang positif maupun negatif, seperti pengakuan sejumlah anggota geng motor, mulai dari balapan hingga melakukan kekerasan.
Salah seorang anggota geng motor XTC Cirebon, Karno, mengaku dirinya mulai bergabung menjadi anggota geng motor ketika usianya memasuki 16 tahun. Pada usia itu, Karno masih labil dan ingin mencari jati diri serta diakui keberadaannya.
"Untuk itu saya memilih masuk anggota geng motor agar eksistensi saya diakui," kata dia di acara talkshow ‘Strategi Penanggulangan Geng Motor sebagai Bentuk Perilaku Menyimpang’ di Hotel Aston, Cirebon, Selasa (20/9/2016).
Ia mengatakan, dirinya pernah ikut melakukan kekerasan seperti tawuran dan membacok orang, namun sekarang ia sudah beralih ke kegiatan yang positif.