JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur permukiman warga di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Ratusan warga pun masih melakukan penolakan atas tindakan paksa yang dilakukan petugas Pemprov DKI ini.
Berdasarkan pantuan Okezone di lokasi terlihat warga yang rumahnya digusur bertahan sambil menyanyikan lagu-lagu nasional seperti ‘Indonesia Tanah Air Beta’. Mereka bernyanyi sambil memainkan alat musik dari peralatan rumah tangga.
Tampak tetesan air mata membasahi pipi sejumlah warga yang melihat rumahnya akan diratakan. Mereka terus bernyanyi dan tak berdaya melihat rumahnya dibongkar oleh alat berat.
Salah satu warga yang terkena penggusuran, Husni (47), menilai penggusuran yang dilakukan pihak Pemprov DKI tidaklah adil dan manusiawi.
"Penggusuran ini sangat tidak adil dan manusiawi. Kami warga sangat kecewa dengan Pemprov DKI yang menggusur rumah kami, dan kami melakukan penolakan dengan nyanyian perjuangan," ujar Husni di lokasi, Rabu (28/9/2016).
Seperti diketahui, sebelumnya Pemprov DKI sudah melayangkan surat peringatan terkait penggusruan ini. Bahkan, sebagian besar warga Bukit Duri sudah pindah ke Rusun Rawa Bebek, Jakarta Utara.