HISTORIPEDIA: Akhir Hidup Agen Cantik Mata-Mata Jerman dan Prancis

Ahmad Taufik , Jurnalis
Sabtu 15 Oktober 2016 07:18 WIB
Mata Hari dan Mikhail Gorbacev (Foto: History)
Share :

Mikhail Gorbachev Raih Nobel Perdamaian

Adapun sejarah kedua hari ini adalah pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev pada 15 Oktober 1990 dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Penghargaan ini diberikan atas kerja kerasnya dalam mengakhiri ketegangan Perang Dingin. Semenjak menjabat pada 1988, Gorbachev terus mengusahakan rencana reformasi domestik. Ini dilakukan untuk mencapai pemahaman kebijakan luar negeri dengan dunia nonkomunis.

Beberapa prestasinya adalah termasuk empat pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Ronald Reagan. Dalam pertemuan tersebut tercapai kesepakatan untuk mencopot misil jarak menengah antara AS dan Uni Soviet di Eropa. 

Selain itu, Gorbachev mulai menarik pasukan Soviet dari Afghanistan pada 1988 serta mulai memberikan tekanan diplomatik kepada Kuba dan Vietnam untuk menarik pasukan mereka dari Angola dan Kampuchea (Kamboja). Setelah pertemuan 1989 dengan Presiden George Bush, Gorbachev mendeklarasikan bahwa Perang  Dingin telah berakhir.  

Atas kontribusinya tersebut, Gorbachev meraih banyak penghargaan di Barat karena kebijakannya terkait non-intervensi dalam pergolokan politik yang mengguncang Eropa Timur selama 1980-an dan awal 1990-an. Ketika Cekoslovakia, Jerman Timur, Polandia, dan negara-negara lain mulai berubah haluan ke sistem politik yang lebih demokratis dan ekonomi pasar bebas, Gorbachev tetap menjaga intervensi Soviet. (FIK)

(Ahmad Taufik )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya