MANILA – Sebuah angin topan kuat sedang mendekati Filipina dan akan menghantam negara itu dalam hitungan jam. Topan Sarika yang akan mencapai Pulau Luzon pada paling lambat Senin diprediksi menjadi topan paling merusak yang melanda negara itu pada tahun ini.
Dengan kecepatan angin mencapai 185 kilometer per jam (km/j) atau setara dengan topan kategori 3, Sarika akan membawa serta hujan lebat saat mencapai Filipina. Kondisi seperti itu biasanya akan menimbulkan longsor dan banjir besar.
“Kita bisa melihat melalui radar bahwa topan ini sangat merusak. Topan Sarika ini dapat menghancurkan rumah kayu, merobohkan pohon-pohon. Mungkin dapat mencabut atap. Bisa jadi merupakan topan paling merusak tahun ini,” kata Peramal Cuaca Pemerintah Filipina Benison Estareja sebagaimana dilansir dari Independent, Minggu (16/10/2016).
Topan Sarika yang juga dikenal dengan nama Karen oleh pemerintah setempat itu diramalkan akan mendarat di bagian timur Pulau Luzon dan bergerak ke tengah pulau paling padat penduduk di Filipina itu. Topan Sarika tidak akan melintasi pulau-pulau yang terletak di bagian tengah Filipina di mana 6.000 warga tewas akibat terjangan Topan Haiyan pada 2013.
Usai melintasi Filipina, Topan Sarika akan terus bergerak melintasi Laut China Selatan sebelum mendarat di Vietnam. Menjelang kedatangan Sarika, Negeri Paman Ho itu telah dilanda banjir yang menewaskan sedikitnya 11 orang dan menyebabkan ribuan lainnya mengungsi di empat provinsi utamanya. (dka)
(Rifa Nadia Nurfuadah)