Dokumen TPF Kasus Munir Hilang, Ada Tujuan Politik?

Dara Purnama, Jurnalis
Minggu 23 Oktober 2016 22:09 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA – Mantan Anggota Tim Pencari Fakta (TPF) kasus tewasnya aktivis HAM, Munir Said Thalib, Hendardi tidak yakin bila dokumen hasil investigasi tersebut hilang.

Menurutnya, ada kemungkinan jika akhirnya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengakui tidak menguasai lagi dokumen tersebut.

"Jika hilang harusnya mengambil inisiatif di mana laporan itu kalau misalnya hilang. Saya pun tidak yakin itu hilang. Kalau hilang kebangetan banget. Saya kira itu menunjukkan tata kelola administrasi yang sangat buruk," kata Hendardi di kantor Setara Institute, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (23/10/2016).

Jika hilang, pihaknya menyatakan ada beberapa kemungkinan. Hal itu seperti adanya tujuan politis, pemerintah tidak ingin membuka kasus ini lebih lanjut kepada publik.

"Bisa jadi ini malas mencari atau karena tujuan politik karena tidak ingin membuka kasus ini lebih lanjut kepada publik," katanya.

Sekadar informasi, TPF telah menyelesaikan kerja investigasinya 2005 silam dan menyerahkan hasilnya kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan menurut Hendardi, TPF menyerahkan sebanyak tujuh eksemplar dokumen melalui pemerintahan SBY.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya