Bahas Pilkada Serentak, Mendagri Kumpulkan Gubernur Se-Indonesia

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis
Kamis 24 November 2016 11:15 WIB
Share :

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menggelar rapat koordinasi (rakornas) dan diskusi terbuka bersama jajaran pemerintahan dan Gubernur se Indonesia. Dalam agenda tersebut akan membahas empat pokok permasalahan pemilihan Kepala daerah (pilkada) serentak 2017.

Adapaun empat pokok tersebut  yaitu, faktor gangguan alam seperti cuaca buruk, gunung meletus, gempa bumi, dan banjir. Selain itu, faktor keamanan seperti terorisme, separatisme, radikalisme, unjuk rasa, konflik komunal, penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak.

Adapula persoalan faktor politik hukum seperti permasalahan daftar pemilih tetap. Sedangkan yang terakhir faktor distribusi logistik terhambat, rendahnya partisipasi, dan netralitas penyanggaran.

"Kemungkinan adanya intervensi asing yang merugikan kepentingan Indonesia secara politik dan keamanan. Maka ini perlu dibahas," ujar Tjahyo di kantornya, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Guna mencegah adanya permasalahan tersebut, Thahjo mengintruksikan kepada gubernur untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan. Hal itu untuk mendeteksi melalui pemetaan potensi instabilitas yang dapat mempengaruhi dinamika politik.

Selain itu, ia berharap dapat melakukan komunikasi bersama tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat untuk mereda isu yang tengah ada di Indonesia.

"Langkah tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas politik dalam negeri menjelang Pilkada 2017," paparnya.

Tjahjo menambahkan upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat toleransi terhadap antar masyarakat dan saling menghormati kebabasan untuk menjalankan ibadah terhadap antar sesama umat beragama.

"Kepercayaan dan menghormati perbedaan suku, bahasa, dan adat istiadat orang lain perlu dilakukan. Yang terpenting mengembangkan persatuan Indonesia," tutupnya. (sym)

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya