Barung juga menyebut, estimasi pengamanan masing-masing titik maksimal 400 personel dari polres setempat. Namun, lanjutnya, jumlah ini bergantung dengan estimasi jamaah yang turut hadir dalam safri salat Subuh jamaah itu.
Ia juga meminta kepada peserta safari salat Subuh berjamaah untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga semua bisa menjalankan ibadah dan orang lain juga bisa melakukan aktifitas dengan baik.
Seperti diberitakan sebelumnya, GNPF MUI akan memulai gerakan safari salat Subuh berjamaah di 34 kota di indonesia pada 12 Desember 2016. Hal ini untuk merawat dan menjaga kebersamaan dan persaudaraan.
(Rachmat Fahzry)