Pencarian 2 Warga Jerman yang Hilang di Pulau Banyak Aceh Dihentikan

Antara, Jurnalis
Sabtu 14 Januari 2017 14:43 WIB
Ilustrasi Tim SAR (foto Antara)
Share :

MEULABOH - Badan SAR Nasional (Basarnas) menghentikan operasi pencarian dua warga negara asing (WNA) asal Jerman yang dilaporkan hilang di wilayah Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Koordinator Pos SAR Simeule, Rahmad Kenedy mengatakan, operasi terhadap pencarian kedua WNA itu dihentikan setelah tujuh hari dilakukan dengan tiga matra yakni di darat, laut dan udara, kemudian pencarian dilanjutkan dengan motode Inteligensi SAR.

"Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Sesuai petunjuk atasan setelah tim laut mendarat dengan selamat maka operasi pencarian kedua WNA itu dihentikan dan dilanjutkan metode inteligensi SAR," katanya mengutip laporan Kepada Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Sabtu (14/1/2017).

Operasi pencarian ditutup pada Jumat 13 Januari 2017 malam, setelah Tim SAR matra terakhir dari SAR Simeulue yang menggunakan Patkamla Pulau Teupah milik pangkalan TNI AL Simeulue mendarat dengan selamat di Pelabuhan Kargo Simeulue, Aceh.

Kata Kenedy, beberapa hari melakukan pencarian dengan penyisiran di wilayah perairan laut bersama TNI-AL dan tim Satgas SAR Simeulue, mereka tidak menemukan tanda-tanda sebagai petunjuk mendukung keberadaan kedua WNA itu.

Malahan dirinya menduga kuat bahwa kedua "bule" yang merupakan wisatawan mancanegara (wisman) itu sudah tidak berada di kawasan Pulau Banyak, sebab dari rekam jejak, keduanya merupakan wisman yang sudah terbiasa dengan berpetualang.

"Ada rekam jejak kedatangan mereka, setelah kami lihat wisman seperti mereka saya pikir sangat tidak memungkinkan seluas wilayah perairan Pulau Banyak-Simeulue, Singkil bisa tersesat ataupun terdampar. Tapi tugas kami adalah tetap melakukan pencarian seperti diperintahkan,"sebutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya