Bongkar Kasus Pesawat Garuda, KPK Gandeng SFO Inggris dan CPIB Singapura

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Kamis 19 Januari 2017 20:27 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng dua lembaga antikorupsi dari negara lain, yakni Serious Fraud Office (SFO) Inggris dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura dalam mengusut kasus pengadaan mesin pesawat Garuda Indonesia jenis airbus dari perusahaan penyedia mesin pesawat Rolls-Royce dalam periode 2005 hingga 2014.

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, mengungkapkan kasus ini tergolong dalam kasus korupsi yang melibatkan negara lain. Sehingga, lanjutnya, pengungkapan kasus ini dibutuhkan komunikasi, kerja sama, dan koordinasi dengan lembaga antirasuah negara lain. 

"Saat ini kedua badan itu sedang melakukan penyidikan ke tersangka lain. Jadi ini operasi yang besar dari SFO, CPIB, dan badan korupsi lainnya," kata Syarif saat jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Syarif mengatakan, dalam mengungkap tindak pidana korupsi yang menyinggung satu negara dengan negara lain ini bukanlah hal yang pertama. Sebelumnya, pernah ada hal serupa, yakni kasus suap proyek Tetraethyl Lead Pertamina 2004-2005 atau yang dikenal dengan kasus Innospec dan Alston.

"KPK telah memiliki kerja sama baik dengan sejumlah lembaga antikorupsi dan penegak hukum di sejumlah negara," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya