JAKARTA – Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, memiliki ritual unik untuk mengendalikan emosinya, jika diserang pasangan calon (paslon) lain saat debat pemilihan gubernur (pilgub).
“Sekarang saya sudah antisipasi. Kata dokter Andi, kalau nanti ada ritual seperti head stand, darah mengalir ke kepala untuk memastikan bahwa emosi lebih terkontrol. Dan biasa, hidup ini kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala. Itu naik turun debat itu ada siklusnya,” katanya di pusat kebugaran di kawasan Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).
Sandiaga selfie bareng wartawan. Foto Achmad Fardiansyah/Okezone
Sandi menerangkan, saat awal penampilan pada debat jilid pertama, emosinya ketika itu berada di atas. Namun saat di tengah dan mendapat serangan dari paslon lain, psikologis dirinya akan merosot. Menurutnya yang terpenting adalah cara untuk bangkit.
“Kita di atas waktu di awal-awal. Waktu diserang, kita siklusnya ke bawah dan bagaimana habis di bawah untuk bangkit lagi itu tadi udah diajarin ritualnya. Mudah-mudahan bisa kontrol emosi,” tutupnya.