Ia juga menyebut pelarangan pengibaran bendera Taiwan merupakan kelanjutan dari kebijakan luar negeri lama Kamboja terhadap sekutu dekatnya. Namun, meskipun demikian Hun Sen mengaku akan tetap menerima investasi dari para pengusaha asal Taiwan.
Tak hanya Taiwan, Kamboja menganggap Tibet bukanlah sebuah negara melainkan sebuah provinsi otonom bagian dari China.
Sebelumnya, pada 2014, Hun Sen mengumumkan bahwa ia akan memblokir External Trade Development Council Taiwan yang akan membukan kantor cabang di Phnom Penh karena ketaatannya pada China. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)