Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

WNI Eks Sindikat Online Scam di Kamboja Melonjak, 2.887 Orang Minta Dipulangkan

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 31 Januari 2026 |23:06 WIB
WNI Eks Sindikat Online Scam di Kamboja Melonjak, 2.887 Orang Minta Dipulangkan
WNI Eks Sindikat Online Scam di Kamboja Melonjak
A
A
A

JAKARTA -  Gelombang Warga Negara Indonesia (WNI) yang meminta bantuan pemulangan dari Kamboja terus mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, terhitung sejak 16 Januari hingga 31 Januari 2026 , sebanyak 2.887 WNI eks sindikat penipuan daring (online scam) telah melapor secara langsung untuk meminta fasilitasi kepulangan ke tanah air.

Di tengah lonjakan kasus ini, serta berkembangnya polemik di tanah air terkait status hukum para WNI, KBRI Phnom Penh fokus pada tugas utama seluruh Kantor Perwakilan RI di berbagai pelosok dunia, yaitu untuk membantu WNI di luar negeri yang perlukan fasilitasi dan pelindungan.

KBRI Phnom Penh terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Indonesia, termasuk instansi penegak hukum, mengenai tindak lanjut yang diperlukan setibanya para WNI di tanah air.

Mayoritas WNI yang melapor ke KBRI mencari penginapan di guest house atau hotel secara mandiri sambil menunggu proses deportasi. Namun, saat ini lebih dari 900 WNI lainnya berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan oleh KBRI Phnom Penh dengan otoritas setempat. Di lokasi tersebut, diperhatikan kebutuhan dasar para WNI, terutama makanan dan minuman.

“KBRI berupaya memastikan kebutuhan dasar WNI terpenuhi selama menunggu proses kepulangan ke Indonesia,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

Proses asesmen laporan WNI dan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) terus ditingkatkan dan dipercepat, didukung oleh tim perbantuan teknis dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement