"Bobot elpiji berukuran 12 kilogram dikurangi, disuntik untuk dimasukan ke dalam tabung 12 kilogram kosong. Terlihat selisihnya ketika ditimbang," ujar Teguh.
Ia melanjutkan, setelah melakukan aksi buruknya itu para pelaku menjualnya ke toko-toko di wilayah Depok dan Tangerang Selatan (Tangsel) dengan harapan meraup untung yang banyak.
"Motifnya guna mencari keuntungan. Jadi setelah sukses mengoplos para pelaku akan keliling ke toko-toko," jelasnya.
Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita beberapa bukti berupa tabung gas, segel yang membuat penampilan tabung gas seperti baru dan alat yang digunakan pelaku untuk memindahkan gas tersebut.
"Kami dapatkan, 400 tabung, 40 segel dan alat-alat penyuntikan," terang Teguh.
(Khafid Mardiyansyah)