JAKARTA - Beruntunglah bom panci di Taman Pandawa Kelurahan Arjuna , Kecamatan Cicendo, Bandung, Jawa Barat yang dibawa Yayat Cahdiyat tidak dirakit secara sempurna. Jika bom itu dirakit secara sempurna, satu serpihan bomnya bisa mematikan satu orang.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus menjelaskan, berdasarkan hasil penggerebekan di rumah salah satu tersangka teroris Agus Sujatno alias Abu Muslim ditemukan bahan peledak triacetone triperoxide (TATP) murni sebanyak 12 kilogram dan ada yang masih basah. Selain itu, juga ditemukan urea nitrat.
TATP sendiri, menurutnya merupakan bahan peledak primer dengan daya ledak yang kecepatannya mencapai 5.300 meter per detik.
"Waktu ledakan di Pandawa ada sebagian bahan peledak berbeda sedikit. Jadi, dia bisa meledak. Kalau satu serpihan menghantam satu orang, berarti bisa mematikan satu orang. Kita masih beruntung waktu di Pandawa ledakannya tidak besar, lemparannya enggak jauh," kata Martin di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).
Menurut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu, jika semua barang bukti yang ditemukan di rumah Agus dirakit secara sempurna, maka ledakan dari bom panci akan sangat besar mencapai ratusan meter. Hal itu diketahui setelah diselidiki lebih lanjut di Puslabfor Bareskrim Polri.