Sementara itu, aparat Kecamatan Panakkukang, Ahmad saat di konfirmasi membenarkan kemuculan buaya itu. Ia pun menghimbau warga agar berhati-hati. Pasalnya, buaya tersebut bisa saja melukai warga yang berdesak di pinggir kanal.
"Jumlah buaya di sana pak, ada yang bilang 3 adajuga yang bilang 7, tapi selama ini yang naik cuma satu. Kami hanya menghimbau warga agar berhati-hati. Jangan sampai terjadi yang tidak-tidak," kata Ahmad, yang diwawancarai di halaman kantor Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Terkait mitos kembaran buaya, Ahmad tak menampik hal itu. Sebab, sebagian warganya memang percaya mitos tersebut.
"Iya, ada warga yang bilang begitu. Tapi bisa juga kemungkinannya buaya itu mungkin lepas dari penangkaran," pungkas Ahmad.
(Angkasa Yudhistira)