JAKARTA - Setelah menempuh pendidikan jenjang sarjana (S-1) dan magister (S-2) di Amerika Serikat, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Salahudin Uno, bekerja di sejumlah perusahaan ternama dunia.
Lalu pada 1995, ia telah menjabat sebagai Executive Vice President NTI Resources Ltd Canada. Ia pun menjadi direktur termuda di sana dengan usia yang baru 26 tahun!
Seiring perjalanan kariernya yang terbilang sukses, Sandi juga mengalami gonjang-ganjing ekonomi. Dirinya dan perusahaan yang mewadahi turut merasakan krisis moneter global pada 1997. Ia pun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Kemudian Sandi kembali ke Tanah Air dan membangun usahanya dari nol. Dia mendirikan perusahaan investasi PT Recapital bersama sahabatnya Rosan Roeslani Perkasa. Hingga pada suatu waktu, Sandi kembali menuai kesuksesan dan memiliki 25 perusahaan dengan 50 ribu karyawan.
Lalu pada 1998, Sandiaga bersama Edwin Soeryadjaya mendirikan perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya. Bidang usahanya meliputi pertambangan, telekomunikasi, dan produk kehutanan.