TIMIKA – Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon terpaksa dirawat di RSUD Mimika usai menjalani operasi pengangkatan serpihan yang bersarang ditumitnya, pasca terkena tembak peluru karet saat terjadi kericuhan di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (20/4) 2017) siang.
Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD Mimika, Luky Mahakena, menjelaskan bahwa operasi pengangkatan benda asing yang bersarang di tumit kaki kiri Kapolres Mimika telah dilakukan sore tadi. Saat operasi dilakukan tim medis berhasil mengangkat enam benda asing yang diduga merupakan serpihan dari peluru karet.
“Kita istilah medisnya benda asing yang bersarang dalam daging, itu sudah diangkat melalui operasi sore tadi, dan ada enam benda asing yang berhasil kita angkat. Jadi saat ini kapolres belum bisa pulang, beliau rawat inap, paling cepat dua hari baru bisa pulang, karena luka itu diameternya sekitar satu inci,” jelas Luky ketika dikonfirmasi Okezone Kamis malam.
Selain Kapolres yang menjalani operasi akibat terkena tembak peluru karet saat terjadi kericuhan di depan PN Timika, dua korban lainnya yang merupakan anggota SPSI PT Freeport juga menjalani operasi pengangkatan benda asing akibat terkena tembakan peluru karet. Sementara dua orang korban lainnya telah diperbolehkan untuk pulang.
“Mereka juga dioperasi, tapi tadi itu mereka menunggu setelah kapolres di operasi baru giliran mereka juga di operasi,” ujar Luky.