NUNUKAN - Sebanyak 14 warga Filipina tertangkap oleh aparat keamanan perusahaan tambang batubara PT Lamindo Intermulticon di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, karena masuk ke Indonesia secara ilegal.
Komandan Pos TNI AL Pulau Bunyu, Letda Laut M Hirin mengatakan, ke 14 WNA Filipina ditemukan oleh petugas sekuriti PT Lamindo Intermulticon yang mencurigai keberadaan dua orang memegang jeriken sekitar pukul 07.30 WITA.
“Jeriken tersebut kemungkinan akan diisi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengetahui keberadaannya telah memasuki wilayah NKRI,” kata Hirin menceritakan awal penemuan WNA tersebut, Kamis (1/6/2017).
Sehubungan keberadaan WNA ini, petugas keamanan perusahaan menghubungi Pos TNI AL di Pulau Bunyu. Setelah kedua orang itu diamankan ternyata ada puluhan temannya yang lain.
Ke-14 WNA Filipina masih dalam proses interogasi dan pendataan prajurit TNI AL Pos Pulau Bunyu.
(Salman Mardira)