Selain itu, kata Djaka, sebagian karyawan di setiap daerah juga dialihkan ke setiap unit MNC yang ada di daerah maupun di nasional. Terhadap karyawan di setiap daerah yang tidak masuk daftar dipertahankan di daerahnya masing-masing dan tidak masuk dalam daftar yang ditarik ke Jakarta serta tidak masuk ke unit-unit bisnis MNC, perusahaan akan melakukan musyawarah kekeluargaan dengan masing-masing karyawan.
Sementara bagi karyawan di daerah yang memiliki ikatan historis dengan Koran SINDO yang menginginkan Koran SINDO edisi daerah, tetap dipertahankan. "Masing-masing karyawan dibantu manajemen untuk memfasilitasi bertemu calon investor untuk bisa menerbitkan Koran SINDO edisi daerah," tutur Djaka.
Djaka menjelaskan strategi tersebut sudah membuahkan hasil, yakni seperti di Makassar dan Palembang.
Sementara itu bagi karyawan yang tidak masuk dalam skema perusahaan, Djaka menjelaskan masih dalam proses bipartit yang kecenderungannya berjalan positif. "Kami komitmen dan terbuka untuk bermusyawarah secara kekeluargaan untuk menyelesaikan dampak kebijakan perubahan strategi," ujar Djaka menjelaskan.
(Ulung Tranggana)