Pasar Turi Nasibmu Kini, Kesepian di Tengah Megahnya Bangunan

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Kamis 20 Juli 2017 10:48 WIB
Kondisi Sepi di Pasar Turi. (Foto: Sindonews)
Share :

Padahal, kata ibu dua anak ini, dahulu Pasar Turi sangat terkenal dengan koleksi barang yang melimpah. Keluarganya selalu memilih datang ke Pasar Turi untuk berbelanja. Tapi, kondisi sekarang membuatnya kecewa dan prihatin.

"Bangunannya kan sudah bagus dan besar. Tapi, tidak ada isinya yang banyak," jelasnya.

Hampir di semua blok Pasar Turi banyak kios yang memilih tutup. Dari tiap blok paling banyak hanya ada dua kios yang buka, sisanya menutup rapat tanpa ada aktivitas jual beli.

Kondisi lebih parah juga terjadi di lantai 2 dan seterusnya. Kios yang masih buka hanya ada di lantai dasar dan 1. Bahkan, eskalator ditutup dengan tali.

Kondisi sebaliknya terjadi di Pusat Grosir Surabaya (PGS). Pasar grosir yang posisinya berhadapan langsung dengan Pasar Turi itu kebanjiran konsumen. Aktivitas bongkar muat pun terlihat penuh sesak. Mobil boks, truk, dan mobil pribadi bergantian masuk ke berbagai lantai untuk bongkar muat barang.

Hidayat, salah satu pengunjung di PGS mengatakan, sejak Pasar Turi terbakar dirinya memang sudah pindah berbelanja ke PGS. Sampai hari ini saja koleksi barang dan harga di PGS tetap murah untuk pembelian grosir.

"Saya pernah mencoba masuk ke Pasar Turi Baru setelah buka lagi, di sana yang jual sedikit sekali. Dengan barang yang tak banyak, siapa juga yang mau beli," keluhnya.

Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda Pasar Turi pada 26 Juli 2007. Saat itu, kebakaran melanda Pasar Turi tahap I. Kebakaran kembali terjadi pada 9 September 2007. Ketika itu, seluruh gedung Pasar Turi terbakar dan hanya menyisakan Pasar Turi tahap III yang tidak terbakar.

Pasar Turi dibangun di areal seluas 4,3 hektare. Rinciannya 2,7 hektare merupakan lahan milik Pemerintah Kota Surabaya dan 1,6 hektare merupakan tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya