BANDUNG – Ricko Andrean Maulana (22) meninggal dunia usai enam hari tak sadarkan diri akibat dikeroyok oknum bobotoh saat menonton laga Persib Bandung versus Persija Jakarta. Kepergian Ricko membuat Persib berduka dan kehilangan seorang pendukung sejatinya.
"Persib turut berduka cita. Kita merasa kehilangan seseorang bobotoh," kata Media Officer Persib, Irfan Suryadireja saat melayat ke rumah duka di Jalan Jembar 1, Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017).
Ricko dikeroyok saat menonton Persib versus Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Ia mulanya berniat membantu orang yang dikeroyok sekelompok Bobotoh, sebutan suporter Persib. Namun, Ricko malah jadi sasaran amukan karena dikira pendukung tim lawan. Enam hari tak sadarkan diri selama dirawat, Ricko akhirnya meninggal dunia siang tadi.
Irfan berharap peristiwa tragis yang menimpa Ricko menjadi kejadian terakhir sekaligus pelajaran bagi seluruh pencinta sepakbola Indonesia terutama Persib. Kepergian Ricko diminta menjadi momentum bagi bobotoh untuk menghentikan segala pertikaian dengan suporter tim lain terutama dengan pendukung Persija atau Jakmania.
"Semoga ini menjadi korban terakhir. Ini juga menjadi pembelajaran bagi bobotoh untuk menghentikan pertikaian dengan kelompok suporter lain," kata dia.