Dia pun mengapresiasi aksi spontan yang dilakukan oleh kedua kelompok suporter yang dilatarbelangi oleh kejadian korban pemukulan salah sasaran Ricko Andrean tempo hari.
"Ini murni kreativitas anak-anak Purwakarta dari Viking dan The Jak. Kami dukung penuh aksi-aksi seperti ini, tanpa inisiasi dari kami mereka bergerak, ini bagus karena timbul dari kesadaran mereka sendiri,” katanya menambahkan.
Ke depan, masih menurut Dedi, dimungkinkan untuk diadakan nonton bareng saat Persib dan Persija kembali bertanding. Hal ini agar menjadi bukti bahwa elemen suporter keduanya sudah berdamai dan saling menghormati.
"Kalau nanti ada pertandingan Persib dan Persija lagi, jika situasi memungkinkan kita bisa nonton bareng di Purwakarta. Saya kira banyak orang yang menantikan momen kedua suporternya bisa hadir berdampingan. Itu kami dukung," ujarnya.
Usai membubuhkan tanda tangan, kedua suporter kesebelasan yang mengarungi musim kompetisi di Liga 1 ini tampak merangkul satu sama lain sambil menyanyikan chant. Tanda tangan mereka bubuhkan di atas kain putih sepanjang puluhan meter.
(Ranto Rajagukguk)