Kata Warga soal Solusi atasi Macet Ibu Kota, Apa Itu?

Muhammad Iqbal, Jurnalis
Kamis 24 Agustus 2017 08:44 WIB
Ilustrasi kemacetan (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan sistem ganjil genap dan juga larangan melintas bagi sepeda motor di beberepa titik dengan tujuan mengurai kemacetan. Namun, kata warga, kebijakan tersebut bukan solusi yang dapat mengurai kemacetan.

Nurul Hikmah, salah seorang warga, mengatakan untuk mengatasi kemacetan, pemerintah seharusnya membatasi penjualan kendaraan bermotor di Ibu Kota. Kata dia, pembatasan kendaraan roda dua di Ibu Kota dianggap tidak akan mengatasi kemacetan.

“Kalau jumlah orang yang beli motor setiap hari bertambah sama saja mau dilarang melintas di sini (Rasuna Said) juga akan menumpuk disana. Harusnya pemerintah membatasi penjualan sepeda motor di Ibu Kota,” ungkap wanita yang bekerja di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan itu, Rabu (23/8/2017).

Di lain sisi, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan, saat ini dirinya telah meminta pihak terkait untuk melakukan pengkajian secara mendalam. Selain itu, Djarot meminta agar kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah terkait larangan melintas kendaraan roda dua maupun sistem ganjil genap di Ibu Kota dilakukan secara bertahap.

“Saya bilang kaji betul. Tolong sosialisasikan dan lakukan secara bertahap, misalnya kendaraan masih bisa masuk di Kuningan. Mungkin tahap pertama bisa diatur aturan ganjil genap misalnya, kemudian Sudirman dan Thamrin, itu diatur, diikuti penambahan layanan bus Tranjakarta dan KRL,” ungkap Djarot.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya