DPR: Masih Banyak Jaringan Serupa Saracen yang Perlu Diungkap

Reni Lestari, Jurnalis
Jum'at 01 September 2017 07:15 WIB
Berita Hoax (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris mengapresiasi kerja Polri dalam mengungkap jaringan penyebar hoax dan ujaran kebenrian Saracen. Namun begitu ia mengatakan, masih banyak jaringan semacam ini yang bebas berkeliaran dan perlu diungkap dan dihentikan aktivitasnya.

"Masih ada jaringan-jaringan serupa Saracen yang mengambil keuntungan finansial sebagai operator hoax," kata Charles kepada Okezone, Jumat (1/9/2017).

Jaringan penyebar berita bohong dan ujaran kebencian ini tumbuh subur khususnya jelang momentum politik Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Jika tak segera diungkap, kelompok-kelompok ini bisa mengancam iklim demokrasi yang sehat.

"Dan lebih lagi mengancam persatuan bangsa," lanjut dia.

Lebih lanjut Charles mengatakan, Ujaran kebencian adalah benih dari aksi intoleran yang dapat memicu konflik horizontal, menyuburkan radikalisme bahkan aksi-aksi terorisme.

"Oleh karena itu ujaran kebencian harus kita lawan bersama. Saya berharap Polri terus melanjutkan pengungkapan dan penangkapan jaringan-jaringan lain yang menyebarkan ujaran kebencian dan hoax di media sosial," ujar Charles.

Sebelumnya diketahui Saracen telah ada sejak November 2015. Kelompok ini menggunakan beberapa sarana untuk menyebarkan ujaran kebencian berkonten Suku Antargolongan Ras dan Agama (SARA).

Media tersebut antara lain di Grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan berbagai grup lain yang menarik minat warganet untuk bergabung. Hingga saat ini diketahui jumlah akun yang tergabung dalam jaringan Grup Saracen lebih dari 800.000 akun.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya