JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meyakini bahwa ada segelintir oknum yang menyokong dana segar ke Sindikat Saracen dalam menyebarkan isu ujaran kebencian dan fitnah.
Saracen merupakan sindikat yang menawarkan jasa untuk melakukan penyebaran kebencian dan fitnah dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media sosial.
"Mana ada makan siang yang gratis? Mana ada orang yang waras mau memproduksi berita bohong. Hanya orang yang tidak waras dan butuh uang terlibat dalam kejahatan itu," kata Nasir kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (2/9/2017).
(Baca Juga: Terbaru! Polisi Serahkan 14 Rekening Saracen ke PPATK)
Oleh sebab itu, politikus PKS itu berharap kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas Sindikat sampai ke akar-akarnya. Tak hanya kepada para 'pemainnya', tetapi juga orang-orang di balik sindikat tersebut diharapakan dapat ditangkap.
Meningat, dikatakan Nasir, Saracen telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Apalagi, muncul isu bahwa kelompok itu juga kerap dijadikan alat dalam konstelasi politik.
"Karena itu sudah saatnya polisi mengusut tuntas kelompok penjual kebohongan melalui media sosial secara objektif dan bertanggungjawab. Artinya jangan ada unsur politik dalam menelanjangi kelompok yang menjual kebohongan itu," papar Nasir.