Namun, mengutip dari History, Senin (4/9/2017), sang pejuang akhirnya menyerah pada 1886. Geronimo merasa tidak ada gunanya terus bertarung dan melakukan perlawanan. Sebab, terlalu banyak pasukan kulit putih, sementara pasukan Apache semakin lama semakin sedikit.
Geronimo menyerahkan diri sehingga tercatat sebagai pejuang terakhir Indian yang menyerah secara formal kepada AS. Ia lantas dijebloskan ke penjara selama beberapa tahun.
Setelah menjalani hukuman, ia dinyatakan bebas dan pindah ke Oklahoma. Geronimo lantas dibaptis sebagai seorang penganut Kristen dan banting setir menjadi petani yang sukses. Ia juga kadang ditugaskan sebagai pemandu bakat dan penasihat bagi militer AS.
Kepopuleran namanya membuat Geronimo ditunjuk sebagai salah satu dari saksi mata pelantikan Presiden Theodore Roosevelt pada 1905. Geronimo meninggal dunia di Oklahoma pada 1909 ketika masih bertugas sebagai pemandu bakat di militer AS.
(Wikanto Arungbudoyo)