HISTORIPEDIA: Serangan September Hitam di Olimpiade Munich 1972

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 05 September 2017 06:02 WIB
Pembantaian Munich yang dilakukan September Hitam di tengah-tengah Olimpiade 1972 (Foto: Ovi Magazine)
Share :

Namun, Pemerintah Jerman merencanakan penyergapan di bandara. Mereka menyiagakan penembak jitu di sekitar landas pacu dan polisi di atas pesawat. Rencana sempat hampir batal karena polisi di atas pesawat mengaku kurang persiapan. Di sisi lain, penembak jitu juga tidak cukup untuk melumpuhkan teroris.

Penyergapan akhirnya tetap berlangsung. Tiga orang teroris berhasil dilumpuhkan dalam sekali gelombang tembakan. Namun, yang lain berhasil melarikan diri dan bersembunyi. Satu orang teroris berhasil melempar granat ke helikopter di mana lima orang sandera masih ada di dalam sehingga semuanya tewas. Satu lagi menembak ke arah helikopter sehingga sandera lain turut meninggal.

Sekira 20 jam kemudian, diketahui satu orang polisi Jerman; lima orang teroris; dan 11 atlet Israel tewas. Tiga orang teroris yang masih hidup lantas dipenjara tetapi dibebaskan sebulan kemudian sebagai bagian dari kesepakatan setelah pesawat Lufthansa penerbangan 727 dibajak oleh teroris.

Beberapa hari setelah insiden tragis di Munich itu, Israel melakukan balas dendam dengan serangan udara ke Suriah dan Lebanon. Sedikitnya 66 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Israel juga mengirim tim pembunuh untuk memburu anggota September Hitam sementara tentara menerobos masuk perbatasan dengan Lebanon yang memicu pertempuran terbesar setelah Perang Enam Hari 1967.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya