Oleh sebab itu, masyarakat yang memiliki hak suara harus benar-benar diberikan edukasi bagaimana caranya memilih wakil rakyat yang tepat.
Baca juga: Artis Nyaleg, DPR: Harus Perhatikan Faktor Kompetensinya
"Tentunya yang harus diedukasi. Tentu publiknya voter pemilihnya, jadi tentu kalau kami akan mendorong pendidikan buat masyarakat untuk indikator untuk memilih wakil rakyat pejabat publik. Integritas, rekam jejak, kompetensi, jadi pemilih menggunakan indikator kualiltatif bukan kuantitaif maksudnya yang ini harus diingat," tuturnya.
Pihaknya meminta agar partai politik yang mengusung seorang artis untuk dijadikan calon pejabat publik tidak hanya sekadar untuk mendokrak elaktabilitas partai. "Dalam pengaderan parpol harus memiliki mekanisme yang sangat sehat, sehingga dapat melahirkan kader-kader yang unggul dan dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat," ucapnya.
(Ranto Rajagukguk)