BACA JUGA: Alhamdulillah! Suu Kyi akan Cari Bantuan untuk Muslim Rohingya
Saat ini di Kota Cox’s Bazaar yang berbatasan dengan Myanmar terlihat pemandangan kamp-kamp yang penuh dengan 300 ribu warga etnis Rohingnya. Banyak di antara mereka harus tinggal di jalanan berlumpur serta berebut makanan dengan warga Rohingnya lainnya ketika bantuan datang.
UNICEF memperkirakan lebih dari setengah warga etnis Rohingnya yang tiba di Bangladesh merupakan anak-anak. Selain itu, mereka datang dalam keadaan lapar serta tanpa membawa pakaian selian yang mereka kenakan. UNICEF saat ini khawatir dengan keadaan di kamp-kamp Rohingnya yang dapat memicu penyebaran wabah diare.
BACA JUGA: Oalah! China Dukung Tindakan Keras Militer Myanmar terhadap Etnis Rohingya
Bangladesh mengumumkan akan bekerjasama dengan PBB demi membangunan pemukiman untuk warga etnis Rohingnya. Tempat perlindungan itu akan berjumlah 14 ribu dan nanti akan menjadi rumah untuk enam keluarga pengungsi. Rencananya pemukiman itu akan selesai dalam 10 hari ke depan.
(Emirald Julio)