COX’S BAZAAR – Bangladesh tampaknya sudah mulai merasa kesulitan dengan semakin banyaknya pengungsi Rohingya yang datang ke negaranya. Pasalnya, Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, meminta bantuan PBB untuk menangani krisis Rohingnya.
Sebagaimana dikutip dari Sky News, Sabtu (16/9/2017) Hasina telah berada di Kota New York, Amerika Serikat, untuk meminta bantuan PBB serta komunitas internasional agar terus menekan Pemerintah Myanmar yang memicu krisis kemanusiaan terhadap warga etnis Rohingya di Rakhine State.
BACA JUGA: Bangladesh Klaim Mampu Memberi Makan Semua Pengungsi Rohingya
Saat ini Bangladesh mulai mengalami kesulitan untuk mengurus 400 ribu pengungsi Rohingnya yang berada di negaranya. Banyak warga Rohingya yang tiba di sana mengklaim bahwa militer Myanmar menyerang warga sipil, membakar rumah mereka serta menyebarkan teror.
Pemerintah Myanmar berkilah bahwa kekerasan yang terjadi di Rakhine State merupakan bentuk respons mereka atas serangan militan Rohingya yang menargetkan pihak keamanan. Myanmar menyatakan bahwa siapa pun yang memiliki bukti kewarganegaraan boleh segera kembali ke Rakhine State sayangnya mayoritas warga etnis Rohingnya berstatus stateless atau tanpa negara.