"Yang saat harus kita waspadai adalah ancaman dari radikalisme agama yang tumbuh subur di belahan dunia akibat kegagalan lahirnya demokrasi di Arab," katanya.
Radikalisme, kata dia, sudah masuk ke perguruan-perguran tinggi sehingga menarik pemuda untuk bergabung karena janji-janji palsu yang dilontarkan.
Tidak hanya itu, minimnya lapangan pekerjaan, dan pembiaran dari pemerintah sebelumnya menjadikan radikalisme tumbuh subur dan berkembang menjadi terorisme.
"Masyarakat harus waspada terhadap orang-orang yang sebelumnya pernah bergabung dengan ISIS, ketika mereka diizinkan kembali ke tanah air," pungkasnya.
(Awaludin)