OKEZONE STORY: "Pria yang Menyelamatkan Dunia," Stanislav Petrov Meninggal Tanpa Diketahui

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 19 September 2017 08:01 WIB
Keputusan yang diambil Stanislav Petrov pada 26 September 1983 menghindarkan dunia dari ancaman Perang Nuklir. (Foto: Sputnik)
Share :

TIDAK banyak yang tahu bahwa sekira tiga dekade yang lalu, sebuah krisis nuklir antara Uni Soviet dan Amerika Serikat (AS) yang mungkin memicu Perang Dunia III berhasil dicegah oleh seorang perwira Uni Soviet. Namun, meski tercatat dalam sejarah sebagai orang yang berhasil mencegah perang nuklir, Stanislav Petrov relatif tidak dikenal luas, bahkan setelah dia meninggal dunia.

Keputusan yang diambil Petrov pada hari menentukan itu sebenarnya tidak akan pernah diketahui tanpa jasa dari Karl Schumacher, seorang aktivis politik dari Jerman yang menyampaikan kisah Petrov kepada khalayak di Barat. Schumacher juga yang akhirnya mengetahui bahwa sang pahlawan telah meninggal dunia tanpa mendapat sorotan.  

Pada 26 September 1983, Letnan Kolonel Stanislav Petrov sedang bertugas mengawasi sistem radar peringatan dini di sebuah bungker di dekat Moskow. Lewat tengah malam, Petrov melihat sesuatu yang mengejutkan di layar radarnya, sebuah rudal yang ditembakkan dari AS menuju ke Uni Soviet.  

Petrov tidak memiliki banyak waktu untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Dari saat rudal diluncurkan, Kremlin hanya mempunyai waktu sekira 30 menit untuk memutuskan menekan tombol merah dan membalas serangan. Sementara bagi Petrov, dia hanya memiliki waktu 15 menit untuk menentukan apakah ancaman yang tampak pada layar radarnya adalah ancaman asli atau alarm palsu serta melaporkannya pada komandannya.  

"Kursi saya yang nyaman terasa seperti wajan panas dan kaki saya lemas. Saya bahkan merasa saya tidak bisa berdiri. Seperti itulah perasaan gugup yang saya rasakan saat saya mengambil keputusan, " kata Petrov sebagaimana dikutip dari RT, Selasa (19/7/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya