Kebiasaan Mubeng Beteng ini memiliki makna pengungkapan rasa prihatin, instrospeksi diri, dan ungkapan syukur kepada bangsa. Sedangkan prosesi tapa bisu menggambarkan keheningan bentuk ibadah umat manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Berdasarkan hal-hal tersebut diketahui bahwa tradisi Mubeng Beteng memiliki makna mendalam di balik urutan demi urutannya. Ditambah lagi sebagai pelestarian budaya yang belakangan mulai luntur dimakan zaman.
(Hantoro)