[Baca Juga: Gerindra Bakal Beri Kejutan di Akhir Proses Penjaringan Pilkada Jabar, Apa Itu?]
Dikatakan Arif, daya tawar ini karena Dedi Mulyadi merupakan sosok yang didukung kader partai yang militan serta dikenal luas masyarakat.
“Kebijakan DPP Golkar yang bertele-tele jangan sampai justru membuat simpatisan dan kader Golkar Jabar makin menimbulkan spekulasi dan merusak soliditas. Padahal dulu rekomendasi sudah diputuskan pada Dedi Mulyadi sebagai kader Golkar, tapi sampai sekarang justru tidak keluar,” pungkasnya. (sym)
(Angkasa Yudhistira)