Ini Dia Tiga Jenderal Bintang Lima di Indonesia, Salah Satunya Mantan Presiden

Fahmy Fotaleno, Jurnalis
Kamis 05 Oktober 2017 07:22 WIB
Jenderal Besar AH Nasution dan Jenderal Besar Soeharto (Foto: Twitter/@HMSoeharto1921)
Share :

Kematian Soedirman menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia. Bendera setengah tiang dikibarkan dan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan prosesi upacara pemakaman. Soedirman terus dihormati oleh rakyat Indonesia. Perlawanan gerilyanya ditetapkan sebagai sarana pengembangan esprit de corps bagi tentara Indonesia.

2. Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution

Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution lahir di Kotanopan, Sumatera Utara pada 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta pada 6 September 2000 di usia 81 tahun. Ia menerima pangkat kehormatan Jenderal Besar yang dianugerahkan pada tanggal 5 Oktober 1997.

Pada tahun 1940, Jerman Nazi menduduki Belanda dan pemerintah kolonial Belanda membentuk korps perwira cadangan yang menerima orang Indonesia. Nasution kemudian bergabung, karena ini adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan pelatihan militer. Seiring dengan beberapa orang Indonesia lainnya, ia dikirim ke Akademi Militer Bandung untuk pelatihan.

merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Lettu Pierre Tendean.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya