Meski demikian dibalik sosok dan pribadinya yang jenaka, Gus Dur pernah menangis kala mendatangi keluarga seseorang yang menjadi korban peristiwa penembakan oknum TNI di daerah Desa Alas Tlogo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang sebelumnya terlibat bentrok dalam kasus pengadaan lahan.
Dengan tak kuasa menahan air matanya, Gus Dur sempat berkata “Peluru yang dibeli dari uang rakyat kok digunakan untuk menembaki rakyat".
Gus Dur menunjukkan keadilan dan sikap bijaknya dengan mengangkat kasus ini di meja pengadilan dan menuntut oknum-oknum TNI yang bersangutan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
5. Megawati Soekarnoputri
Dibalik sifat serta sikapnya yang sering jadi panutan terutama bagi para perempuan Indonesia, ternyata ruang sensitifnya juga sama seperti manusia biasa. Megawati sering kedapatan berkaca-kaca, menangis dan terharu dalam beberapa peristiwa seperti ketika pidato, kunjungan daerah dan lain sebagainya.
Salah satunya yang menyentuh hati adalah kala beliau membuka Kongres IV PDI-P di Bali tahun 2015 lalu. Ibu Megawati terhanyut dalam haru setelah membaca puisi berjudul “Aku Melihat Indonesia” ciptaan sang ayah Presiden pertama Ir H Soekarno. Mungkin kerinduan akan sosok ayah dan kenangan perjuangan pahlawan di masa lalu membuat beliau tak kuasa menahan air mata.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Indonesia yang pertama kali dipilih oleh rakyat adalah Presiden SBY yang menjabat selama dua periode yakni pada tahun 2004 – 2009 di periode pertama dan periode kedua pada tahun 2009 – 2014. Sosok SBY yang penuh kewibawaan menjadikan rasa aman bagi masyarakat Indonesia.