Langkah pengerahan rudal ini juga disebut mendapatkan dukungan besar dari para petinggi Partai Komunis di Uni Soviet. Pasalnya mereka menginginkan Khrushchev agar lebih keras terhadap Negeri Paman Sam.
Banyak yang memandang bahwa ini memang balasan Khrushchev akibat geram dengan kehadiran rudal nuklir Amerika Serikat di dekat Uni Soviet. Salah satunya berlokasi di Turki.
Dua hari setelah foto yang diabadikan oleh pesawat U-2 itu dicetak dan analisa oleh para pejabat dinas intelijen, foto-foto itu pun diserahkan kepada Presiden John F Kennedy.
Dua pekan kemudian, hubungan Amerika Serikat dan Uni Soviet pun menjadi sangat buruk sehingga banyak negara-negara lain yang menduga perang nuklir memang akan terjadi.
(Emirald Julio)