FLORIDA – Sebatang cerutu yang pernah dihisap oleh mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Winston Churchill telah terjual dengan harga USD12 ribu (sekira Rp162 juta). Benda berukuran 10 sentimeter tersebut sebagian telah dihisap oleh Churchill saat dia berada di Bandara Le Bourget, Paris pada 11 Mei 1947.
Cerutu itu terjual pada Rabu malam, 11 Oktober kepada seorang kolektor di Palm Beach, Florida, Amerika Serikat (AS), namun, nama pembelinya dirahasiakan. Sebelumnya, cerutu itu disimpan oleh seorang penerbang Inggris yang membawa Churchill dan istrinya pergi dan pulang dari Paris.
Kopral William Alam turner menyimpan cerutu Kuba yang memiliki label bertuliskan La Corona merah dan emas dan nama pemimpin Inggris itu.
Bersama cerutu itu juga ditampilkan selembar foto yang diambil oleh juru mudi udara dengan anotasi berbunyi: "Sebuah foto yang saya ambil dari pintu York MW101 di Bandara Le Bourget, Paris, pada 11 Mei 1947 sebelum kami terbang kembali ke Northolt".
"Churchill dikelilingi oleh mantan tentara Prancis yang dengannya dia mengobrol, dia mematikan cerutunya di asbak saat dia naik ke kapal, dan saya membawa sisanya ke dalam perlindungan saya,” demikian tertulis dalam foto tersebut sebagaimana dikutip BBC, Sabtu (14/10/2017).
Dalam perjalanan tersebut, Churchill mengunjungi Les Invalides yang bersejarah, di mana dia dianugerahi kehormatan militer tertinggi Prancis, Militaire Medaille.
Wakil Presiden Eksekutif perusahaan lelang, RR Auction, Bobby Livingston menyebut cerutu itu itu sebagai "bagian sinonim dari tampilan merek dagang Churchill".
Pada tahun 2015, cerutu yang dikunyah Churchill dijual dengan harga 2.000 poundsterling (sekira Rp35 juta) di sebuah rumah lelang Inggris.
(Rahman Asmardika)