LISBON - Badai Ophelia yang disertai angin kencang yang melintasi Portugal telah memicu kebakaran hutan. Akibat insiden tersebut, sedikitnya 27 orang tewas dan kemungkinan jumlah korban jiwa masih mungkin untuk bertambah.
"Ini adalah hari kebakaran terburuk dalam setahun. Saya harap tidak akan ada lagi kematian," ujar Perdana Menteri (PM), Antonio Costa sebagaimana dinukil dari Telegraph, Senin (16/10/2017).
Sebagian korban tewas berasal dari wilayah Coimbra Utara, Castelo Branco, Aveiro dan Viseu. Petugas kebakaran setempat hingga kini masih terus berperang melawan api di 33 titik yang berdekatan dengan pemukiman warga.
Baca Juga: Aduh! Tiba di Irlandia, Badai Ophelia Sebabkan 1 Orang Tewas
Baca Juga: Jelang Hantaman Badai Ophelia, Sekolah dan Perguruan Tinggi di Irlandia Diliburkan
Di distrik Coimbra, terdapat 2 korban tewas yang merupakan sepasang saudara. Keduanya meninggal setelah terjebak di sebuah gudang yang dilalap api. Kemudian di Galicia seorang perempuan hamil berusia 19 tahun terbakar bersama mobilnya ketika melintasi jalan raya A25.
Selain menyebabkan korban tewas, kebakaran juga menyebabkan 15 orang lainnya terluka dan dalam kondisi kritis. Meski Galicia telah diguyur hujan deras, kobaran api masih cukup besar dan belum sepenuhnya padam.