Jelang Sumpah Pemuda, Ratusan Pramuka Bakar Semangat Melalui Spanduk 2045 Indonesia Juara Dunia

, Jurnalis
Senin 23 Oktober 2017 17:13 WIB
Gerakan Pramuka (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Jelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2017 mendatang, Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault dan ratusan Pramuka bersama-sama membentangkan spanduk ukuran 10 m x 0,8 m bertuliskan “2045 Indonesia Juara.” Spanduk ini dibentangkan usai Pembukaan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V) 2017 di Lapangan Kempi 2 Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta Timur, Senin (23/10) pagi.

“Usia kami sekarang 11-15 tahun, 2045 Indonesia Juara Dunia. Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 – 28 Oktober 2017,” demikian tulisan lengkap dari spanduk tersebut. Selain itu, dibentangkan pula spanduk dengan ukuran sama bertuliskan “Ayo Promosikan dan Bela NKRI di Media Sosial – Pramuka Perekat NKRI.”

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengaku bangga dengan para peserta. Menurutnya, semua peserta adalah pemenang, setidaknya di daerah masing-masing. Mereka adalah pemenang di LT-IV (tingkat Kwarda/Provinsi), LT-III (Tingkat Kwarcab/Kabupaten atau Kota), LT-II (tingkat Kwarran/Kecamatan), dan LT-I (tingkat Gudep).

“Sekarang tantangannya berat. Pertama, media sosial. Kalau ada di Pramuka, medsos pasti digunakan untuk positif. Kedua, narkoba. Pramuka yang aktif dan ada tanda kecakapan tidak akan seperti itu. Yang paling masif menghadapi tantangan ini adalah Pramuka, karena Pramuka ada sampai di kecamatan dan sekolah,” ungkap Menpora Periode 2004-2009 itu.

Pria berkumis ini juga berpesan kepada peserta LT-V, meskipun sedang berlomba agar tetap menjaga persaudaraan. Persaudaraan ini, katanya, sangat bermanfaat baik untuk sekarang maupun di kemudian hari. Apalagi, tema LT-V Tahun 2017 yang diusung adalah Persaudaraan, Mandiri dan Prestasi.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Nasional (Pusdiklatnas), Suyatno menegaskan bahwa LT-V merupakan komitmen Gerakan Pramuka mengawal generasi muda mulai dari bawah. Ini, katanya, menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka secara istiqamah membuat anti-body kepada anak-anak.

“Melawan peredaran narkoba tidak akan berhenti kecuali dengan imun. Kita ingin membuat imun atau anti-body generasi muda terhadap narkoba, dan lain-lain. Nah, LT-V adalah alat bukan tujuan, karena di LT-V menggunakan sistem kepramukaan,” terang professor yang sudah menulis 40-an buku mengenai kepramukaan ini.

Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka S. Budi Prayitno menandaskan, LT-V merupakan kegiatan yang sangat bergengsi, karena digelar lima tahun sekali dan hanya Pramuka Penggalang yang bisa mengikutinya. Mereka adalah Pramuka terpilih dari daerah setelah mengikuti proses panjang.

“LT-V Kwarnas Gerakan Pramuka 2017 diikuti 33 Kwartir Daerah se-Indonesia, yang masing-masing mengutus satu regu putra dan satu regu putri. Jumlah peserta sebanyak 528 orang,” pungkas Ketua Panitia LT-V itu.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya