BEIJING - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendarat di Beijing pada Rabu 8 November, saat ia memulai kunjungan selama tiga hari ke China. Presiden China Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, menunjukkan Presiden Trump dan istrinya Melania, di sekitar Kota Terlarang.
Tidak seperti pertemuan pertama Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping di Mar-a-Lago pada April, Presiden Trump kini tidak ditemani oleh putrinya, Ivanka Trump beserta suaminya, Jared Kushner. Ivanka pernah memberikan persembahan untuk Presiden Xi Jinping dengan nyanyian anak perempuannya, Arabella, yang fasih berbahasa Mandarin.
Dilansir dari Xinhua, Rabu (8/11/2017), selama minum teh di Kota Terlarang, Presiden Trump menggunakan komputer tabletnya menunjukkan video dari Arabella yang membacakan literatur klasik China dan menyanyikan lagu dalam bahasa Mandarin. Arabella juga mampu membaca salah satu teks kuno China.
Presiden Xi Jinping pun memuji kemampuan Arabella dan memberi Arabella nilai ‘A+’ untuk kemampuan bahasa Mandarinya. Presiden Xi juga menambahkan bahwa Arabella telah menjadi ‘bintang kecil’ di China.
Selain itu, dua cucu Presiden Donald Trump juga pernah memberikan persembahan spesial kepada Presiden China Xi Jinping dalam kunjungannya di Mar a Lago, Florida, pada April lalu. Arabella dan Joseph Kushner, anak dari Ivanka Trump, menyanyikan lagu berbahasa Mandarin untuk orang nomor satu di China itu.
BACA JUGA: Hebat! Cucu Presiden Trump Nyanyikan Lagu Mandarin untuk Presiden China
Pada saat itu, Ivanka ingin memberikan sambutan hangat kepada Presiden Xi Jinping dan istrinya Ibu Negara Peng Liyuan dalam pertemuan pertama mereka dengan Presiden Trump di Florida. Dia membawa putrinya Arabella yang telah dikenal warga China akan kemampuannya bahasanya dan putranya Joseph. Gadis berusia 6 tahun itu kemudian bernyanyi dalam bahasa Mandarin dengan disaksikan oleh kedua presiden.
Sebagaimana diketahui, kunjungan Trump ke China merupakan bagian dari tur ke Asia yang berlangsung selama 12 hari. Selain China, negara-negara lain yang dikunjungi Trump adalah Jepang, Korsel, Filipina, dan Vietnam.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)