4. Anne Green
Ketika usianya 22 tahun, Green dieksekusi gantung. Pada masa itu, narapidana yang hendak dihukum gantung harus menaiki tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya. Ia pun berhasil menggantung.
Setelah setengah jam, tubuh Green diturunkan dan diberikan ke universitas untuk bahan kuliah anatomi. Namun setelah peti yang berisi tubuh Green itu dibuka, dokter mendengar suara napas.
Para dokter segera menolong dan memberi Green minum. Lalu 12 jam setelah eksekusi, Green pun sudah bisa mengucapkan sejumlah kata.
Beberapa tahun berlalu, Green menikah dan mempunyai tiga orang anak. Ia pun terkenal karena kejadian itu dan hidup 15 tahun lagi.
Kejadian tersebut juga membuat aturan eksekusi mati diubah. Terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk dipatahkan lehernya, sehingga dapat mati secara cepat.