BUENOS AIRES - Kapal selam milik Argentina yang dilaporkan hilang di Laut Atlantik selatan diketahui sempat mengirimkan sinyal darurat. Hal ini terungkap usai pihak Kementerian Pertahanan Argentina mendeteksi 7 panggilan sinyal yang gagal dikirimkan dari kapal yang diduga kuat adalah kapal selam ARA San Juan.
Kapal ARA San Juan sendiri diketahui telah hilang sejak 3 hari lalu. Sebagaimana disitat dari The Guardian, Minggu (19/11/2017), sinyal-sinyal tersebut berlangsung sekira 4 sampai dengan 36 detik. Pihak berwenang dibantu dengan perusahaan ahli satelit asal Amerika Serikat (AS) kini tengah berusaha untuk menelusuri lokasi sinyal-sinyal itu dikirimkan.
BACA JUGA: Bawa 44 Kru, Kapal Selam Militer Argentina Hilang
Angkatan laut Argentina kehilangan kontak radio dengan ARA San Juan pada Rabu 15 November pagi. Sebelum menghilang, kapal selam itu tengah dalam perjalanan pelayaran selama 10 hari dari pelabuhan Ushuaia, Argentina selatan ke pangkalan angkatan laut di Mar del Plata, 400 kilometer selatan Buenos Aires.
Otoritas Argentina sendiri telah mendapatkan bantuan dai pihak internasional dalam pencarian kapal termasuk dari AS dan Inggris. Sebuah pesawat Hercules milik Inggris terbang melintasi wilayah Kepulauan Falkland guna mendeteksi keberadaan kapal. Namun, Pemerintah Argentina sendiri menyebut, akan lebih berkonsentrasi dengan pencarian bawah laut.